• Fri. Oct 22nd, 2021

Pesan Rasulullah kepada Abu Dzar Al Ghifary

Koderawit

Rasulullah SAW pernah berpesan kepada sahabatnya, Abu Dzar Al-Ghifari, yang tercantum dalam kitab Nashihul ‘Ibad.

Matadigital.net

يَا أَبَا ذَرٍّ، جَدِّدِ السَّفِيْنَةَ فَإِنَّ اْلبَحْرَ عَمِيْقٌ، وَخُذِ الزَّادَ كَامِلاً فَإِنَّ السَّفَرَ بَعِيْدٌ، وَخَفِّفِ اْلحِمْلَ فَإِنَّ العَقَبَةُ كَئُوْدٌ، وَأَخْلِصِ اْلعَمَلَ فَإِنَّ النَاقَدَ بَصِيْرٌ

 

“Wahai Abu Dzar, ambilah bekal yang cukup karena perjalanannya jauh; ambillah bekal tambahan sebanyak-banyaknya kerana perjalanan sangat jauh, ringankan beban bawaan karena lereng bukit sulit dilalui, dan ikhlaslah beramal karena Allah Maha Teliti.”

Dari pesan tersebut, terdapat beberapa inti sebagai berikut,

Pertama, perbaharuilah kapalmu karena laut itu dalam.

Dalam tafsirnya, terjemahan kapal dalam hadits tersebut bukan kapal yang mengarungi laut, tetapi dalam hidup kita harus mengokokohkan hati, memperbarui niat menjadi muslim yang baik. Karena hari dapat terbolak balik, maka dalam doa kita “Yaa Muqollibal qulub, Tsabbit Qalbii alaa diiniik.” (Ya Allah yang membolak baalikkan hati, teguhkanlah hatiku (niatku) dalam (mengikuti) agama-Mu).

Kedua, ambillah bekal tambahan sebanyak-banyaknya karena perjalanan sangat jauh.

Setalah hati dan niat kita diperbaharui, selanjutnya dalam mengarungi kehidupan dibutuhkan bekal hidup yang sempurna. Kita yang masih diberikan kesempatan  untuk mencari bekal sebanyak-banyaknya, lakukanlah amal ibadah dengan baik.

Ketiga, ringankan beban bawaan karena lereng bukit sulit dilalui.

Maksudnya ringankanlah beban duniamu dari segala hal. Misalnya terkait harta, dengan kekayaan yang melimpah jangan sampai hal itu memberatkan kita di dunia. Selain kita kaya harta, kita juga harus kaya amal. Jangan sampai kita menjadi orang yang “dunia minded”, ukuran harta duniawi, ukuran keikhlasan duniawi. Tanpa menafikan usaha dunia, umat muslim harus kaya, tapi kita harus tetap mengeluarkannya untuk beramal.

Rasulullah mengingatkan bahwa hidup seperti orang naik gunung yang tinggi dengan keadaan hujan. Dalam pendakian tersebut tidak disarankan membawa barang yang banyak agar tidak terpeleset dan jatuh kedalam jurang.

Keempat, ikhlaslah beramal karena Allah Maha Melihat.

Ikhlas adalah memurnikan amal ibadah hanya untuk Allah, mencari ridha Allah. Dengan harta yang banyak kita diwajibkan untuk zakat dengan niat membersihkan karena Allah, bukan karena apa-apa/siapa-siapa selain Allah.

Koderawit

Matadigital.net